Senin, 10 Agustus 2020

Water Treatment Plant, Pre Treatment Pada pengelolaan air


WATER PRE TREATMEN
Water Treatment Plant

Water treatment plant (WTP) ialah instalasi sistem pengolahan air baku menjadi air yang memenuhi persyaratan sesuai spesifikasi standar, dalam hal ini spesifikasi standar air pengisi ketel (boiler) tekanan tinggi.
Sistem pengolahan air berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi 2, yaitu external treatment dan internal treatment. Sedangkan sistem pengolahan air berdasarkan prosesnya dapat dibagi menjadi 2 proses, yaitu proses fisika dan proses kimia.

HIRARKI PENGOLAHAN AIR
Eksternal Treatment
Pengolahan eksternal dilakukan diluar titik penggunaan air yang bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan impurities. Jenis-jenis proses pengolahan eksternal ini antara lain:
Flokulasi dan Koagulasi
Proses Pengendapan Kimia
Filtrasi
Deaerasi
Thermal Desalination
Reverse Osmosis
Deionisasi (demineralization)
Chlorine

INTERNAL TREATMENT
Seluruh proses pengolahan dan pengendalian kualitas air yang berada di dalam siklus tertutup Pembangkitan
Water Pre Treatment Plant
 
“ Water Pre-Treatment Plant adalah suatu peralatan yang berfungsi mengolah air sungai menjadi air bersih. Air sungai banyak mengandung kotoran baik berupa sampah, pasir, lumpur dan sebagainya”.


Tabel 1. Standar Kualitas Air Boiler Untuk Meminimalisasi Carry Over


Tabel 2. Panduan Kualitas Air Boiler Untuk Pengoperasian Yang Handal
Suspensi Padat (Suspended Solid)
Cara menghilangkan suspesi padat dalam air :
ØBar Screen
Travelling Screen
Screen pada water Intake

Klarifikasi
Proses klarifikasi bertujuan untuk menghilangkan padatan tersuspensi, baik yang kasar, halus atau bersifat koloid
Proses ini mencakup koagulasi, flokulasi dan sedimentasi yang masing-masing merupakan langkah-langkah tersendiri dengan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi untuk memperoleh hasil yang dikehendaki

Koagulasi
Koagulasi adalah proses penetralan partikel-partikel yang ada dalam air sehingga sesamanya tidak saling tolak menolak dan dapat diendapkan bersama-sama.
Bahan kimia pengendap dimasukkan kedalam air dan diaduk dengan cepat.
Hasil reaksi kimia ,yang terjadi disebut flok yaitu partikel bukan koloid yang sangat halus.

Flokulasi
Flokulasi merupakan kelanjutan proses koagulasi, partikel-partikel halus hasil koagulasi membentuk suatu gumpalan yang besar sehingga lebih mudah mengendap.
Proses klarifikasi dilakukan dengan cara penambahan bahan kimia tertentu, misalnya alum (aluminium sulfat), natrium aluminat, ferri sulfat, ferri klorida, dan sebagai proses pengendapan dipercepat dengan penambahan coagulant aid seperti separan, clays, coagulant aid 2350,dsb.
Proses Koagulasi & Flokulasi

Settling Basin
Konstruksi Settling Basin
Reaktion Room
Sedimantation Room
Drainase Koagulan Pada Settlin basin
Jenis Partikel dan waktu pengendapanya

Filtrasi
“Filtrasi adalah melewatkan suatu zat cair melalui media porous (berpori), guna mengeluarkan semua partikel-partikel yang dapat tersaring”.
Konstruksi Sand Filter
Media Penyaringan Sand Filter
Multimedia Filter
“Merupakan jenis filtrasi dengan komposisi penyaringan yang terdiri dari antracite dan pasir kuarsa. Berfungsi sebagai media penyaringan untuk menghilangkan partikel tersuspensi dalam air”.
Diagram Multimedia Filter
Konstruksi Multimedia Filter
Saringan Karbon Aktif
Fungsi Karbon Aktif
penyerap bau (asalnya dari senyawa phenol)
penghilang rasa
penghilang  warna (ion-ion  Fe++   dan Mn++ )
pengikat zat-zatorganik
pengikat gas chlor (dechlorination) & gas H2S
Media Penyaringan Karbon Aktif

Aerasi
Aerasi adalah proses mekanis pencampuran air dengan udara dengan tujuan:
qMembantu dalam memisahkan logam-logam yang tak diinginkan seperti besi (Fe) dan mangan (Mn)
qMenghilangkan gas-gas terlarut dalam air terutama yang bersifat korosif
qMenghilangkan bau, rasa dan warna yang disebabkan oleh mikroorganisme

Tangki Degasifier
Pre Treatment Pada pengelolaan air


Tidak ada komentar:

Posting Komentar